11.5.09

Daisy K-Movie




Beberapa bulan yang lalu aku berencana akan ke jakarta untuk beberapa saat, dan disana aku akan tinggal dengan pamanku. aku merasa akan kesulitan mendapatkan hiburan, terputus dari koneksi internet(satu-satunya hal yang bisa membuatku terjaga di malam hari), dan aku juga akan merasa tidak enak jika disana setiap hari aku cuma menonton tv, karena kebiasaan di keluarga kami jika ada yg belajar maka kami tidak boleh menghidupkan tv. Satu-satunya hal yang mungkin bisa kau jadikan adalah film. Pamanku pasti akan mengira aku sedang mengerjakan pekerjaanku, padahal aku nonton film lewat liptup ku. he...he...he... so sebelum berangkat ke jakarta aku koleksi banyak film.

Ga sengaja aku nemuin film ini waktu aku pinjam cd film dari temen satu kostku, bahkan temenku itu pun belum melihat film ini. Akhirnya malam hari waktu aku pinjem aku coba lihat film ini, kebetulan yang main kok Jung woo sung - aku suka akting Jung.


Cerita berawal dari seorang pelukis wanita yang ingin mengadakan pameran tunggal. Dia ingin melukis bunga daisy. Saat dia mencari lokasi untuk lukisannya, dia menemukan sebuah tempat, namun untuk mencapai lokasi itu dia harus menyebrangi sungai. Dan tidak ada jembatan di sungai itu, yang ada hanya sebatang kayu. Dia berhasi melewati jembatan itu, namun ketika pulang dia terpeleset saat melewati batang kayu itu dan sesorang melihatnya, orang inilah yang kemudian membuatkan jembatan kayu di atas sungai itu. Sebagai imbalan pelukis itu memberikan sebuah lukisannya. Setiap hari pembuat jembatan itu selalu mengirimi bunga daisy untuk pelukis itu, tanpa menunjukkan dirinya. Suatu saat ketika pelukis itu penasaran siapa yang selalu mengiriminya bunga, tiba-tiba datang seseorang dengan membawa bunga daisy. Pelukis ini mengira bahwa orang inilah yang mengiriminya bunga setiap hari.



Yang aku suka dari film ini, Jung ga pernah maksa ke cewek itu buat nerima dia, dia cuma ngliatin cewek itu, ngirim bunga ke cewek itu setiap hari, apa lagi pas dia duduk di cofee shop deket lokasi cewek itu ngelukis, sambil nungguin cewek itu ngelukis...
dia bahkan melindungi seorang polisi-yang cewek itu kira seseorang yang selalu mengirimi bunga buat dia.
Mulai sedih itu setelah kematian polisi itu, apa lagi ketika dia pengen dilukis sama cewek itu.
Dan yang paling romantis...he...he...ketika dia baca gerak bibir cewek itu lewat teropong di senapan dari atas gedung (waktu dia dapat order bunuh pimpinan detektif korea yang ada di amsterdam). Kemudian dia turun ke bawah, dan sayangnya cewek itu mati terbunuh....
sad ending sih...tapi asyik buat ditonton menurutku.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar